masa hukuman.

1026 Kata
Selly dengan bersungut-sungut keluar dari ruang BK,, sementara aku masih tertahan dalam ruangan ini.." silahkan duduk" ujar guru BK... "saya senang ada yang speak up tentang pembullyan yang di lakukan Selly,,meski mungkin hukuman ini tidak memberi keadilan apapun ataupun sekedar efek jera,,setidaknya dia bisa sedikit tertegur" tambah guru BK lagi,,ku lihat name tag guru itu yang tertera di dadanya..' Bu Tuti' ujarku mengeja namanya dalam hati... "menurut mu,,apakah ada cara lain untuk memberikan efek jera pada Selly,,Tampa melibatkan orang tua nya??" tanya Bu Tuti pada ku,,aku hanya diam dan menggeleng... dia menghela nafas,," tentu saja,,kita tidak bisa menyentuhnya di sekolah ini,, orang tuanya sangat berpengaruh" ujar Bu Tuti lelah dengan keadaan,,mungkin dia tahu semua yang terjadi tapi tidak bisa apa-apa... tak berapa lama pintu di ketuk,,"masuk!" Bu Tuti menyahut dari dalam,,kulihat siapa yang melangkah masuk..'Novan' ujarku dalam hati... "ma,,mama harus membantu Vania" ujarnya sembari melangkah masuk ke ruangan BK di mana aku masih duduk di depan meja guru BK dengan wajah konyol aku keheranan 'mama?' aku berujar dalam hati dengan ekspresi aneh... sungguh tak ku sangka... "hemmmm,,kamu tenang saja,,Vania memang tidak mendapatkan keadilan yang setara,,tapi menurut mama ini jalan yang terbaik saat ini" ujar buk Tuti menanggapi... aku hanya tersandar jengah dengan keadaan.... "kalaian boleh keluar dulu,,dan ingat Vania sangsi sosial kerja bakti menyapu halaman sekolah di Mulai pulang sekolah nanti" ujar Bu Tuti lagi.. aku hanya mengangguk dan melangkah keluar di ikuti Novan di belakang ku... sambil berjalan di koridor sekolah aku ingin membicarakan sesuatu dengan Novan,,reflek aku membalikan badan sementara Novan tak melihat,,hingga membuat jidatku terbentur dadanya dan membuatku oleng hampir jatuh,, untungnya dia sigap menangkap pinggang ku.(kesengajaan ala Drakor,, hehehe) aku termangu sesat sampai kesadaran kembali membawaku dalam nyata aku melepaskan pelukannya di pinggang ku... "ehhm,,aku mau bicara" ujarku canggung dengan keadaan "oke" jawabnya singkat..."apa tidak bisa kamu menjauh saja dariku,,mungkin ini akan membuat ku tenang,,dan sungguh aku tidak tertarik denganmu seperti yang di katakan fans-fans bar-bar mu itu,,sungguh" ujarku nyerocos cepat... Novan diam dan melihat ku... lalu "baiklah jika itu membuatmu tenang,,tapi aku tetap akan membantu mu sebisa mungkin" ujarnya sambil melangkah berlalu... aku termangu,, ada rasa sakit di balik hati ku... tapi aku berusaha mengsugesti diriku bahwa ini yang terbaik dan aku lega... begitulah tapi tidak pada hati ku... Dengan lesu aku melangkah kembali kekelas untuk membereskan peralatan sekolah dan mengambil tas,,jam sekolah telah berakhir,,aku akan pulang sebelum itu aku harus menyapu halaman sekolah dulu sebagai bentuk hukuman tadi... Aku sudah siap dengan sapu dan tong sampah di tanganku,,akan ku mulai dari sisi pinggir dulu... "huftt,,,baiklah" Hela ku sembari memulai pekerjaan ku... tanpa ku sadari sepasang mata melihatku dari jauh,,merasa di perhatikan aku menoleh,,ku lihat Novan tapi berbalik dan berlalu,,si sampingnya ada Selly bergelayut di lengannya.... 'apa dia sudah selesai menjalani hukuman?' ujarku dalam hati... tapi masa bodoh,,toh yang aku kerjakan cukup bagianku saja,,dia tidak di dekatku saja aku sudah bersyukur,,dan Novan... 'sudahlah terserah saja' ujarku dalam hati,,meski jujur aku tak nyaman melihat mereka begitu dekat,,baru pagi tadi dia menggandeng tangan ku,,,siang ini dia sudah dengan Selly... 'sungguh laki-laki memang tak dapat di percaya' sungut ku dalam hati... Selesai mengerjakan hukuman aku menelpon kak Vano untuk minta jemput tentu saja,, orang yang berjanji mengantar dan menjemput ku tadi pagi sudah ingkar dan tak tahu sekarang dimana bersama seorang gadis yang sangat terobsesi dengannya... 'kenapa aku merasa di permainkan sekali' ujar ku dalam hati menyesal dan kesal sekali... Tak lama kak Vano sampai "dek?? mana pangeran berkuda putih tadi pagi?" tanya kak Vano mengejek,,aku hanya diam dan naik ke skuter matic nya,,"ayo pulang kak,,aku lelah" ujarku malas membuat dia yang masih dengan tatapan tanya segera melajukan skuter matic nya... Hari ini sungguh membuatku lelah sekali,,,dalam d**a ini berkecamuk perasaan yang tak pernah aku rasakan.. sedih,,sakit tapi entahlah aku berusaha menyangkal nya... semua itu membuat moodku buruk,, sampai di rumah aku hanya bersalaman dengan mama dan beranjak ke kamar,,hingga sore aku mengurung diri di kamar,,membaca tapi tak tau apa yang di baca... aku sangat merasa kacau... "Vania!!!,,ayo turun dan makan!!" teriakan mama ku membuat aku dengan malas melangkah turun dari kamarku di lantai dua... Aku duduk di kursi meja makan,,mengambil nasi sedikit dan telur dadar saja... terasa sangat tidak berselera dengan hal lain... mama menatap ku heran.." ini baru hari kedua,,apakah seberat itu??" ujar mamaku memecahkan keheningan... "heemmm" jawabku sambil menganggukkan kepala..."jalani dulu dengan baik,,mama yakin kamu tidak akan mengulangi kesalahan yang sama lagi bukan?" saran dan penegasan sekaligus meluncur dari bibir mama... aku hanya mengangguk sambil tetap menyuap nasi ke mulutku... Selesai makan,,,aku beranjak mencuci piring dan menyapu rumahku,, rutinitas sore ku di rumah... setalah itu aku kembali ke kamar dan mulai asik dengan lamunan ku lagi... Hingga kantuk hinggap di kelopak mataku... Aku berbaring dan terlelap di pelukan mimpi... sungguh hari yang lelah... Pagi hari ini,,aku sudah bersiap seperti biasa,, memulai sarapan dan berangkat sekolah dengan kakak ku,, tentu saja apa yang ku harapkan,,'Novan?' tidak akan dia tidak akan datang... semoga hari ini lebih baik ujarku saat aku Sampai di gerbang sekolah... ku lihat Novan dan Selly masuk ke parkiran berboncengan mesra,,aku memalingkan wajah...sungguh jengah dan tentu saja aku terasa sedikit sakit... kak Vano menatap ku heran,,aku diam dan berlalu takut kak Vano banyak bertanya dan aku tak sanggup menjawabnya.... Aku melangkah gontai,,,di belakang ku terdengar suara hiruk pikuk,,aku tahu Novan, Selly dan gengnya ada di belakang ku... aku tak menoleh dan fokus berjalan... ku lihat Windu berlari ke arah ku... "hai,,kamu oke?" tanya Windu yang ku jawab dengan anggukan lesu... Windu menggandeng tangan ku,, mengajak ku ke kelas bersama... Sekali lagi,,aku lega memiliki teman di tempat baru ini,,dengan semua masalah lama yang ku pendam di tambah masalah baru,,membuat hatiku semakin merasa berat dengan beban-beban... Hari ini aku berusaha fokus,,tak sekalipun aku melirik atau hirau pada makhluk bernama Novan itu... aku fokus,,ku anggap tak pernah mengenalnya .. "kamu tau,,Novan dan Selly jadian kemarin? tapi aneh kenapa tiba-tiba?" bisik Windu yang sukses membuat ku terdiam... aku menoleh ke arah Windu,," itu bukan urusanku" jawabku membuat Windu seketika terdiam... kami kembali fokus dengan pelajaran,,tapi hatiku..entahlah rasanya ada sakit yang tak pernah ku rasa... Dan semoga ini yang terbaik,, pelan-pelan aku pasti bisa kembali seperti semula lagi,,fikirku bergelut dengan hati dan logika .. Bersambung
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN