Tari yang masih merasa kesal dengan Arjuna dan Arini, semakin bertekad untuk memisahkan Arini dari Arjuna. Ia menjadi terobsesi dengan Arjuna dan berusaha untuk mendapatkan cintanya, walau bagaimanapun caranya. Tari tidak dapat memejamkan mata nya, ia merasa bingung cara apa lagi yang harus dilakukannya untuk mendapatkan cinta Arjuna, apakah ia harus menggunakan cara yang licik demi tercapai keinginannya. Sepertinya, kalau semua usahanya gagal untuk mendapatkan cinta Arjuna. Ia akan menggunakan cara nekat dan licik. Tari pun memejamkan mata nya dan berharap esok pagi ia akan mendapatkan ide untuk menjalankan rencananya. Keesokkan pagi nya, Tari turun dari kamar nya dan menghampiri ayah dan ibu nya yang sudah duduk di depan meja makan menikmati sarapan mereka. “Pagi Sayang!” Sapa ibu Ta

