"Maaf, ternyata aku salah," ucap Rizki, lalu melangkah menuju kamarnya. Dewi menggeleng kepala melihat tingkah konyol anaknya. "Mamah semakin senang melihat kenyolan kalian berdua dan berharap bisa mendapat cucu baru secepatnya," batinnya penuh harap. Begitu tiba di kamar, Rizki melihat Kaifa sedang tengkurap, menutupi wajah dengan bantal sambil menghentakkan kaki berkali-kali ke tempat tidur hingga membuat ia tersenyum melihat tingkahnya yang sedang menahan malu, lalu melangkah menuju tempat tidur dan ikut berbaring di sampingnya. “Lain kali kamu harus bisa mengendalikan gairahmu. Jangan merusakku di depan banyak orang seperti tadi," ledek Rizki. Kaifa langsung mengangkat wajah lalu menatap kesal suaminya karena tidak memberitahu sebelum ia mencium bahwa di ruang tamu banyak orang. "

