Janda Premium

2784 Kata

Setelah mengantarkan Kaifa pulang, Rizki tidak pulang ke rumahnya, melainkan ke rumah Dewi untuk memberi tahu bahwa, ia belum bisa mengajak Kaifa pulang. “Mah,” sapa Rizki saat menghampiri dewi yang sedang melamun di dekat kolam renang. “Sayang, mana Kaifa? Mamah ingin segera menyapa cucu Mamah. Mamah sudah menyuruh Njat mencari orang untuk merenovasi kamar Mamah menjadi dua bagian untuk dijadikan kamar bayi. Tiga hari lalu Mamah bersama Iyam membeli semua perlengkapan bayi, baju, celana, alat makan, stroller, baby walker, perlengkapan tidur, sepatu, sandal, dan kaos kaki. Bahkan, ada beberapa pakaian yang Mamah beli dengan model yang sama, tapi dengan warna yang berbeda. Karena Mamah tidak tahu cucu Mamah perempuan atau laki-laki,” ucap Dewi antusias. Rizki menggenggam tangan Dewi seba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN