"Jangan percaya atau kalian akan menyesal." ** Hitungan mundur sejak 21 hari yang lalu Danisya mengatakan itu kepada Charlotte. Dia masih belum mengatakan apa. Rasanya tidak penting mengatakannya sekarang. Kita sudah mulai sekolah lagi seperti biasa. Danisya juga sudah mempersiapkan kejutan yang tak kalah wow untuk mereka dapatkan menuju 10 hari ke depan. Kasus kematian sudah sedikit berkurang. Terdengar bahwa narapidana itu sudah tertangkap lagi. Danisya pun biasa saja. Pasti Omnya itu bisa keluar lagi. Anggap saja permulaan keluar masuk penjara. "Danisya kamu tahu obat Mama kamu dimana?" tanya Devan kepada Danisya yang sedang menggunakan sepatunya. Oiya dia lupa mengatakan kalau Mamanya itu sekarang sakit-sakitan. Bentar lagi juga mati, tapi Danisya tidak memb

