Sahabat

1788 Kata

(Author) Malam ini, perkumpulan kecil-kecilan anak muda tertampang di sebuah warung yang lumayan besar yang sering mereka sebut 'Wartas'. Sesekali tawa pecah menggema bercampur udara malam yang dingin menusuk tulang. "Ja, rokok?" Adam menyodorkan bungkus rokok bermerk pada Eja. Eja mengambil satu rokok dari bungkus itu, memandangnya sedikit lama dan mematahkannya menjadi terbelah dua. Dibuangnya rokok itu dan dengan sadisnya Eja menginjak potongan rokoknya sampai ancur lebur. "Anju malah diancurin. Yaelah cemen amat lo! Coba sekali aja, Ja. Nggak akan nyesel." "Kata siapa nggak akan nyesel? Heh! Prinsip tetep prinsip. Prinsip gue rokok itu musuh. Selain emang makruh hukumnya, rokok juga bahaya buat kesehatan dan janin. b**o sih lo semua. Udah tertampang jelas di bungkusnya apa dampak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN