mawar yg tersia 3

214 Kata
pov mawar setelah kepergian mas arga aku cepat -cepat lari masuk rumah ,d luar serem ,gelap lihat pohon gerak aja seolah-olah ada mata yg selalu mengawasi kita .iya kalau artis bisa mikir itu wartawan yg lagi nyari berita ,lha ini d kampung yang bisa d bilang agak terpencil ,masih banyak pohon -pohon besar di sekeliling rumah warga ,dan masih banyak tanah pekarangan di belakang dan samping rumah ,ngeri kan takut ada mereka yg dari dunia lain menampakkan diri hehe. "heh ...heh ...heh ..." "kenapa harus lari sih mawar ,nafasnya sampai kayak gitu lho "ucap nenek sambil geleng"kepala melihat kekonyolanku , dan aku pun cuma bisa nyengir sambil pegang dadaku yg berdetak cepat dengan nafas yg ngos ngosan . "ya sudah cepat tidur ya ,nenek juga mau nyusul kakek tidur,capek "lanjut nenek sambil berjalan menuju kamar . ku rebahkan badan ini ,selain capek ,dingin kayaknya badanku agak meriang juga .aku bangun lagi untuk cari tolak angin dan meminumnya ,jangan sampai badan ini tumbang karna besuk harus kerja . terbayang kejadian waktu motornya mogok tadi ."untung ada mas arga lewat ,kalau tidak gimana nasibku,bisa habis badan ini d colak colek laki"mabuk tadi ,udah mulutnya bau gak enak ,ketawa"terus ah...sudahlah tidur aja "batin mawar lalu menaikan selimutnya hingga menutupi seluruh badanya sampai leher. "assalamu'allaikum" "waallaikum sallam "
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN