"Terima kasih, " Ucap Leo setelah menerima botol minuman dari Catherine. "Maaf, adanya cuma itu. " Balas Catherine. "Tere nggak pernah nyetok minuman kaleng, ataupun minuman lainya, kecuali air putih. Teh sama kopi pun nggak ada. " Catherine duduk disebelah kekasihnya. "Kamu tau aku disini pasti dari Fia, kan? " Tebak Catherine. Sebab kemarin sahabatnya itu menelepon dan bertanya apa dirinya masih di Paris atau mau pulang. "Kok tau, sih? " "Tau, lah. " Leo menggeser tubuhnya. Catherine juga melakukan hal yang sama. Kini mereka sudah duduk saling berhadap-hadapan. "Kamu tau nggak, aku kayak mimpi ngelihat kamu sekarang disini. " Leo menyelipkan helaian rambut Catherine yang keluar dari ikatan ke belakang telinga. "Makanya, jangan suka pergi nggak jelas. Aku bingung waktu kam

