Marina menjerit perlahan saat ia menghidupkan lampu rumahnya yang gelap dan menemukan Geno tengah duduk menghadap pintu di dalam gelap. Waktu telah menunjukan pukul 9 malam dan Marina baru saja pulang. “Mas kok gak bilang kalau sudah pulang? Sudah makan mas?” tanya Marina masih sedikit terkejut dan gugup melihat suaminya. Geno hanya diam dan melambaikan tangannya agar Marina mendekatinya. Marina pun menurut lalu mengecup bibir suaminya dengan tenang. Tetapi ia terlihat sedikit berubah saat Geno mencium keningnya. Raut wajahnya terlihat bersalah dan segera memalingkan muka. Geno menelan ludah karena hatinya terasa sangat sedih dengan reaksi Marina. Perempuan itu terlalu polos untuk bisa menutupi kebohongannya sendiri. Melihat reaksi Marina, mungkin saja Ditto telah mengecup kening Mar

