Menyaksikan bayi laki-lakinya yang sangat ditunggui oleh suami tercintainya itu berada dalam kondisi sangat mengkhawatirkan, sang ibu begitu meringis dan pilu. Baru saja berusia berusia yang kedua, namun si bayi sudah berulangkali masuk ruang intensive care unit (ICU). Karena itulah, tak sedikit yang mengira mungkin saja si bayi bakal cacat. Namun di lubuk hati sang ibunda selalu terngiang mimpinya beberapa hari sebelum si jabang bayi lahir. Kala itu, sang ibu bermimpi melihat ada seekor monyet kecil yang hinggap di atas perutnya. Lalu, si monyet itu berkeliaran seenaknya di dalam bangsal tersebut. Sang ibu kewalahan untuk menjinakannya. Sampai akhirnya sosok bersayap yang menenteng pedang, datang. Si monyet kecil tunduk dan akhirnya memilih hinggap di salah satu bahu sang sosok bersayap

