"Oh iya, sebenarnya kamu itu beneran punya pacar nggak sih, Jef?" "Hah?" kaget Jefri karena tiba-tiba ditanya seperti itu oleh Tuan Jaelani. Lelaki tua itu terlihat sangat serius sedang menanti jawaban dari Jefri. "Sejujurnya aku ...." Jefri ragu untuk menjawab apa karena otak cerdasnya kini sudah berpikiran ke arah perjodohan. "Aku harus menjawab apa?" batinnya meragu. "Jika tiba-tiba Pak Jeje menjodohkanku dengan seseorang pasti aku akan sulit untuk menolaknya." "Jawab saja dengan jujur, Jeff! Bapak hanya ingin mengonfirmasi info yang Bapak dapatkan." "Info?" "Iya, info. Bapak mendengar bahwa kamu sudah punya pacar ya?" "Kenapa Bapak sampai tahu hal semacam itu? Memangnya status hubunganku berguna untuk Bapak?" "Ah, nggak juga sih. Bapak hanya pengen tahu saja. Kalau kamu tidak

