52. Pemanasan

1034 Kata

"Bocornya cukup besar," lirih Jefri. Audi terus menatap lekat pemuda di sampingnya. Jefri yang ditatap seperti itu langsung gugup. "Aku suka sama kamu, Jeff," aku Audi. Kedua bola mata pemuda itu terbuka lebar. Jefri bingung harus bereaksi seperti apa untuk menanggapi pernyataan suka dari Audi. "Suka sebagai teman maksudku," koreksi Audi karena Jefri tak kunjung menanggapi. "Oh, hahaha," tawa pemuda itu lega setelah mendengar koreksi dari wanita di sampingnya. "Kakak hampir buat aku jantungan aja." "Maaf ya, hehe," cengir Audi yang sedikit canggung. "Oh iya, pacar kamu anak mana, Jef?" "Anak kecamatan sebelah, Kak," jawab Jefri asal karena pada kenyataannya dia memang tidak mempunyai pacar. "Orangnya pasti cantik kan?" "Nggak, dia nyebelin. Suka marah-marah, " terang Jefr

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN