"Sebenarnya ini bukan kebetulan, Jeff. Kamu bisa kenal dengan Jihan dan Puput itu adalah perintah dari Bapak yang ingin punya mantu kamu. Tapi kamunya bilang kalau nggak mau dijodoh-jodohkan seperti ini, jadi maaf banget ya kalau buat kamu nggak nyaman." Deg! Jefri terkejut mendengar fakta ini .... "Kamu marah ya sama Bapak?" cicit Tuan Jaelani saat melihat mimik wajah Jefri yang kini mulai berubah. "Jangan marah ya, Jeff. Bapak nggak memaksa kok kamu harus mau sama anak Bapak. Bapak lebih ke arah pendekatan secara alami agar kamu bisa suka sama anak Bapak," jelas Pak Tua itu kepada Jefri yang saat ini masih terdiam mendengarkan. Tuan Jaelani menghela napas panjang dan raut wajahnya yang tadi begitu ceria kini berubah menjadi murung. "Bapak sebenarnya pura-pura jadi orang miskin

