Desa Ramah Tamah kedatangan warga baru, namanya Angela. Dia seorang penyanyi yang datang dari Jakarta. Entah apa tujuan sebenarnya dia datang ke Desa Ramah Tamah, untuk saat ini hanya Pak Sholihin yang tahu. Sudah beberapa hari adanya Angela di desa itu, para lelaki desa terlihat bersemangat. Bersemangat menggosipkan biduan seksi yang montok, bersuara emas, dan nada bicaranya yang suka mendesah-desah. Kadang terdengar serak-serak basah. Jangankan para bujang, bapak-bapak saja tak bisa berbohong kalau terangsang setiap kali mendengar Angela bicara. Tak terkecuali Pak Sholihin sendiri sebagai seorang yang bijak. “Jrit, ponakan saya selalu keras kalau liat dia mah,” ucap Dayat dengan suara keras di hadapan teman-temannya. Kali ini mereka tidak sedang meronda, tetapi sedang duduk-duduk di te

