Pertemuan warga dicukupkan hari itu, pembahasan lembih lanjut akan Pak Sholihin sampaikan di pertemuan selanjutnya jika diperlukan, namun sepertinya masalah sudah selesai. Warga diharapkan untuk tidak melakukan hal-hal diluar batas kesopanan terhadap perempuan mana pun, saling menjaga privasi, kehormatan keluarga dan yang terpenting kerukunan dalam bermasyarakat. Itu pesan Pak RT kepada warganya. Pertanyaan Bu Irma sebelumnya tentang perkawinan Kiayi dan Angela, Pak Sholihin meminta maaf sebab dia tak bisa menjelaskan alasannya mengapa, ada privasi yang harus dijaga. Yang terpenting, warga sudah mengetahui bahwa Angela sudah jadi milik Kiayi. Satu persatu warga Desa Ramah Tamah kembali pulang ke rumah masing-masing. “Eh, Hesti. Kamu teh tadi kenapa pake acara nanya segala ke Pak RT tent

