Bab. 19 - Neng Kenapa Gak Bahagia?

1630 Kata

Cerita Kiayi Safi’i bikin para bapak-bapak iri. Dia memiliki dua istri, istri pertamanya lah yang meminta perkawinan Kiayi dengan istri kedua, sungguh luar biasa, kebanyakan warga Desa Ramah Tamah mulai berharap istri-istri mereka juga mengizinkan sang suami menikah. “Mimpi!” ledek Juki pada Sopian, dan juga Arman, saat mereka tengah berkumpul di pos kamling setelah acara pengajian di rumah Kiayi selesai. Mereka memang sengaja belum mau pulang ke rumah, masih ingin menikmati rokok dan ngopi bersama. Cerita Kiayi soal izin kawin dari istri, tak mungkin mereka lewatkan begitu saja, telinga mereka tajam mendengar apa pun yang menurut mereka luar biasa itu. “Ya, setidaknya bermimpi dulu lah, Kang, siapa tau jadi kenyataan. Kali aja si Wati juga izinkan saya kawin lagi nanti,” kata Arman, sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN