Posisi Jackson... Jackson terus mengikuti adiknya dari dr. Zia, Seira. Ia kini berhasil mengikuti sampai ke depan apartemen milik dr. Zia. "Ah, dia mulai turun dari taksi." Terus dan terus memperhatikan langkah dari Seira yang bagi Jackson sendiri tidak ia kenali secara pribadi. Ini murni kemanusiaan, ia hanya ingin membantu saja karena merasa kenal dengan dr. Zia. Walau tidak dekat, tapi ia sudah tahu tentang dr. Zia sejak kuliah. Setidaknya, yang ia tahu, dr. Zia ini saingan terberat Tristan ketika kuliah dulu. Dua-duanya sering berebut untuk program pertukaran pelajar ke luar negeri, terutama ke Belanda karena di sana, untuk universitas bidang kedokteran, Belanda lah yang terbaik di antara yang terbaik. "Coba aku pastikan dulu sampai dia masuk ke dalam apartemen, jangan sampai aku k

