Meskipun masih terus saling bertengkar, tetapi Alyn dan Tristan tidak benar-benar bertengkar mengarah ke arah kebencian. Mereka hanya saling beradu argumen kecil yang berakhir dengan damai. Rasa kesel akan selalu ada. Hanya sajalah saka salah kali ini justru membuat hubungan mereka berdua semakin dekat. Mereka berdua sama-sama berusaha untuk mengendalikan ego masing-masing. Belajar menjadi jauh lebih dewasa ketika menghadapi masalah yang ada. Mereka berdua paham, menjalin hubungan bukan hanya sekedar soal cinta, tetapi soal menerima dan berbagi semua rasa yang ada. Bagi Alyn sendiri, sejujurnya ia masih sulit untuk menerima kembali ajakan menikah dari Tristan. Ia masih sangat mencintai Tristan, tetapi ia belum menyembuhkan rasa sakit yang ia rasakan. Tristan sendiri tidak menganggap bahwa

