Tamu-tamu terus berdatangan. Kini giliran dr. Zia dan adiknya, Seira. Seira terlihat menenteng kado berupa hampers berisi handuk dan perlengkapannya bayi. "Seira!" Seru Aldo. Wajahnya terlihat sangat senang ketika melihat sahabat sejak kecilnya itu datang. "Kau bilang tidak bisa datang kemari ketika aku mengajakmu, ternyata kau membohongi diriku ya?" Entah mengapa Aldo langsung berubah sikapnya ketika bertemu dengan Seira. Pada dasarnya Aldo memang memiliki sikap yang ramah, tetapi apabila di rumah Aldo lebih terkenal sebagai remaja yang nakal dan suka jahil kepada kakak-kakaknya. "Aku ini hanya sedang ingin memberi kejutan kepada dirimu. Hei, Apa kau senang karena aku datang?" Senyuman manis dan ceria dari Seira selalu bisa meluluhkan hati Aldo. Aldo tidak pernah marah kepada Seira un

