Keesokan harinya... "Perawat Sisca, ada apa? Kenapa Anda tidak jadi masuk?" Tanya dr. Zia yang pagi menjelang siang ini berniat untuk memberikan izin pulang kepada Alyn setelah kemarin sempat ditunda. "Itu..." Perawat Sisca tidak langsung bisa menjawab pertanyaan dari dr. Zia. Ia tidak bisa berkata apa-apa karena rasanya wajahnya semakin panas saja. Sumpah, ini panas sekali. Butuh kipas. "Apa telah terjadi sesuatu pada dirimu? Apa kau saat ini sedang demam? Wajahmu sangat memerah." dr. Zia jelas menghawatirkan perawat cantik yang masih sangat muda itu. Perawat Sisca segera menggelengkan kepalanya karena dirinya memang saat ini sedang tidak sakit ataupun demam. Dirinya sedang baik-baik saja. Ia hanya tidak terbiasa dengan pemandangan yang baru saja ia lihat. Pemandangan yang baru saja

