"Kau hanya harus membuat keputusan yang benar, Tristan." Kata Larson menasehati anak angkatnya yang nakal itu. "..." Tristan memiringkan kepalanya ke satu sisi, meski terkesan tidak peduli, tapi percayalah, ia sedang menunggu dengan penuh semangat untuk mendengarkan nasihat paman rasa ayahnya itu. Larson benar-benar orang yang disayanginya, bukan hanya karena Larson adalah anggota keluarganya, Larson juga satu-satunya orang yang bisa ia datangi untuk menceritakan keprihatinan akan masalahnya. Bukan hanya karena merasa nyaman mengingat ayah angkatnya ini adalah orang yang sangat ramah, tapi berbicara pada Larson membuatnya merasa jauh lebih tenang. Entah sihir apa yang dirapal oleh Larson, yang jelas, Tristan menganggap jika dirinya dan Larson memiliki ikatan yang kuat. Memang ada ikatan

