dr. Zia's Case 11

1633 Kata

Alyn, Tristan, dan diikuti oleh Aldo pun masuk ke dalam rumah. Semua orang sudah ada di sana, di ruang tamu untuk menyambut kedatangan mereka. Harusnya. Loh? Memangnya kenapa? Sayangnya, saat ini, para tamu yang datang sedang fokus pada baby Altherr. Mereka semua melupakan Alyn dan Tristan. Sudah di dalam ruang tamu saja, tidak disapa. "Altherr bintang utamanya. Kita bukan siapa-siapa." Ujar Alyn. "Kau benar. Seperti tidak dianggap." Tristan mengamini. "Mbak Alyn, Mas Tristan, apa aku harus bilang, kasihan deh lu?" Tanya Aldo. Ini bocah memang kelewat berani untuk menggoda kakak-kakak tersayangnya. Hanya Aldo memang yang mampu kurang ajar seperti ini. Alyn dan Tristan segera menoleh ke arah Aldo. Memberi tatapan yang melotot pada bocah kelas 12 SMA itu. Ada yang bisa membuat Aldo j

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN