Di sebuah cafe... "Aku tidak menyangkan, anaknya almarhum Samad sudah menjadi seorang letnan kolonel dalam usia semuda ini. Ayahmu benar, kau memang akan menjadi tentara yang hebat." Kata Sukamto. "Tidak sehebat itu, Paman. Pamanlah yang hebat, bisa menjadi salah satu perwira angkatan laut dengan jabatan tertinggi." Kata Erick. Sukamto dan Erick tak sengaja bertemu ketika Sukamto melakukan kunjungan ke markas angkatan laut yang ada di kota B. Mereka berdua memutuskan untuk minum dan makan bersama karena sudah lama tidak bertemu. Mumpung tidak terlalu sibuk, jadi memanfaatkan kesempatan untuk bersilahturahmi. "Dengar-dengar, kau sering bertemu dengan anak-anakku?" Sukamto meminum kopi hitam miliknya. "Dibilang sering, tidak juga. Intinya, jika saya senggang, maka saya akan bermain deng

