BAB 120

2028 Kata

"Ketuk dua bagian ini. Ini dan ini, biar aku mendengarnya," perintah Leon. Dug dug. Tuk tuk. Senyum Leon mengembang karena pada akhirnya ia menemukan bunyi yang berbeda setelah memeriksa begitu banyak bagian lantai. "Cukup! Buka bagian ini." Mereka hanya bisa mendesah kasar karena Leon tak henti membuat mereka berkeringat. Mereka harus bersusah payah lagi membuka bagian lantai. Akan tetapi apa mau dikata mereka masih membutuhkan pekerjaan. Jadi mau tak mau, suka tak suka mereka harus mengerjakan tiap kata yang keluar dari bibir pria itu. Meski itu sangat sulit dan melelahkan sekali pun. Klik. Akhirnya setelah perjuangan panjang para petugas keamanan sampai berpeluh keringat, membuahkan hasil. Mereka berhasil membuka bagian lantai itu. Leon mengarahkan senter miliknya ke dalam lubang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN