"Sama sekali tidak! Aku bahkan sangat berharap agar kucing ini bisa tinggal bersamaku selamanya. Menemani hidupku yang sangat kesepian." "Maafkan Kakak, Bona. Bersabarlah sebentar lagi saja. Kakak masih berusaha untuk mengumpulkan uang demi masa depan kita nanti. Jika uang Kakak sudah cukup untuk membeli sawah, Kakak akan pulang dan akan tinggal di desa bersamamu. Kakak akan bercocok tanam untuk memenuhi kebutuhan kita nanti. Tidak apa hasilnya sedikit asalkan kita bisa bersama-sama. Berbagi suka dan duka," bujuk Boni. "Tapi, Kak. Tidak bisakah Kakak membawaku ke kota? Aku ingin dekat dengan kakak dan tidak kesepian lagi. Aku janji akan bersikap manis dan patuh pada Kakak. Aku janji tidak akan bandel dan nakal," pinta gadis itu. Boni menggeleng cepat. Pria itu menolak mentah-mentah kein

