BAB 187

1437 Kata

Malam semakin larut, tetapi pria itu tak kunjung dapat memejamkan mata. Ia berguling ke sana kemari, berusaha mengistirahatkan mata dan otaknya. Namun, semua sia-sia. Ada kegelisahan tersendiri yang begitu mengganggunya. Membuat ia tidak bisa tidur. “Aku harus menjalani semua ini. Aku harus bisa berkorban, agar aku bisa membalas penderitaan yang mereka berikan kepada Aurora. Ayolah, Kai. Kamu pasti bisa menikahi mereka. Balaskan semua yang pernah mereka lakukan pada Aurora,” ucap Kairos meyakinkan hatinya. Pria itu merasa bimbang saat pernikahan di depan mata. Ia merasa bahwa ia tengah mengkhianati Aurora dengan menikahi mereka. Namun, ini adalah cara yang harus ia tempuh agar bisa menyadarkan dosa-dosa para gadis itu. *** "Astaga, kenapa aku gelisah seperti ini? Kenapa aku seperti mer

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN