Bagian Lima Belas

783 Kata

"Saat aku menyerang dengan 1000 cara, dia punya 1001 jurus untuk bertahan." . . . "Mas ... u-udahh," kataku susah payah sambil berusaha memalingkan wajah. "Nggak akan udah kalau Adek nggak jujur," jawab Mas Reno pelan dan dekat. Begitu dempetnya hingga aku mampu dengan jelas merasakan sensasi gesekan di antara bibir kami sewaktu Mas Reno mulai bicara. "M-maksud?" Aku menyipitkan mata tanda tak mengerti atau lebih tepatnya pura-pura tak memahami. "Adek nggak suka, kan kalau Mas bohong? Mas pun begitu. Nggak suka kalau Adek mulai nyembunyiin sesuatu," tegas Mas Reno. "Emang ... Adek nyembunyiin apa?" Jangan bilang kalau dustaku lagi lagi nggak manjur. Bukannya langsung menjawab, Mas Reno justru berujar, "Karena, tadi Adek udah nanya. Sekarang giliran Mas yang pengen tau sat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN