"Ugh ... jangan gerak dulu. Masih sakit." Venti mengerang karena merasa perih. "Iya, kak. Aku akan menunggu." Leon tersenyum menenangkan Venty. "Punya kamu kenapa sih jadi gede gini? Apa kamu kasih obat?" "Gak, kak. Gak pernah aku kasih obat. Dari kecil udah gede." "Wah. Yang jadi istri kamu, pasti merasa beruntung." "Kadang-kadang dia mengeluh sakit, kak." "Hah? Jadi kamu memang sudah punya istri? Aku gak tahu loh soal ini. Gak diceritakan di grup." "Aku memang tidak pernah bercerita soal istriku dan selama ini gak pernah ditanya pelanggan soal itu. Tapi, ya ... aku memang punya istri," tegas Leon. "Owalah. Terus, apa istrimu mengijinkan kamu kerja kek gini?" Leon terdiam. Venty menatap Leon penuh selidik. "Aku pernah mendengar tentang istri yang matre yang terus mengeksploitasi

