Acara pernikahan itu dilanjutkan langsung dengan resepsi, mereka semua masih ada disana dan mengobrol bersama-sama sekarang ini. Tampak Adara tidak pernah lepas dari Abraham, begitu pun juga dengan Abraham yang tidak pernah membiarkan Adara lepas dari dirinya sekarang. Ia benar-benar menyayangi Adara, ia ingin segera mengungkapkan perasaannya kepada Adara dan mereka bertunangan lalu pada akhirnya mereka akan menikah juga nanti. "Abraham, aku ke toilet sebentar ya." ujar Adara kepada Abraham itu. "Saya antar ya." ujar Abraham tapi Adara menggelengkan kepalanya. "Aku sendiri aja ga papa, kamu tunggu disini aja." ujar Adara dan Abraham mengangguk. Kini Adara sudah pergi ke toilet sendirian. Lagi pula disini juga tidak akan ada siapa-siapa yang menakutkan. Justru yang menakutkan adalah se

