Sampai sekarang Adara masih bingung dengan perkataan dari Brian tadi, sungguh rasanya benar-benar dirinya pusing kala ia memikirkan hal tersebut. Apa maksud dari Brian tadi? Apakah benar bahwa ini semua salah paham? Jika memang benar ini semua salah paham ia akan merasa sangat senang sekaligus sangat malu. Ia malu karena tadi ia juga sudah mengungkapkan bahwa ia mencintai Abraham. Astaga, mau di taruh dimana mukanya dia itu. Sungguh jika seperti ini terus dirinya bisa malu sekali, rasanya ia ingin mengganti mukanya saja atau rasanya ia ingin pindah kemana begitu sekarang ini yang penting ia tidak bertemu dengan Abraham untuk sesaat. Karena jujur saja ia sangat malu sekali. "Bang, maksudnya apa deh yang bener kalo ngomong." ujar Adara itu. "Alex nyusul Abraham, nah ga tahu gimana ceritan

