Menagih Janji

1070 Kata

Zoya duduk di kursi besi dan menumpukan kedua sikunya di lutut, telapak tangannya menutup mulut agar tangisnya tidak mengganggu pengunjung rumah sakit yang berlalu lalang. Suara letusan senjata dan tubuh David yang jatuh ke jalan aspal tak mau enyah dari tempurung kepalanya, selalu berputar-putar membuat rasa takut mencengkeram dadanya kuat-kuat. "Zoya! Apa yang terjadi?" seruan Andrea yang baru saja datang justru membuat tangis wanita itu pecah. Dia memeluk Andrea yang duduk di sebelahnya. "Da ... David, dia tertembak karena melindungiku dari penjahat itu." Suara Zoya bergetar. Air matanya tumpah membuat basah wajahnya. "Apa?" Dahi Andrea berkerut. "Maksud kamu apa? Ngomong yang jelas," desak Andrea lagi. Jantungnya nyaris lepas ketika Zoya menelepon dan mengatakan sedang di rumah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN