Chapter 48

1591 Kata

“Tantangan,” jawab Cella singkat. “Aku mensugesti diriku. Aku menganggap perlakuan kasarmu sebagai tantangan. Jika bisa menghadapi semua perilaku burukmu, berarti aku lolos dalam mempersiapkan diri menerima perlakuanmu yang sama dari orang lain. Aku meyakini bahwa sebuah ujian diberikan tidak akan pernah melewati batas dari kemampuan yang dimiliki,” jelasnya. “Aku memaknai hidup ini layaknya sebuah tangga, Al. Jika pada anak tangga awal saja tidak bisa aku lewati, bagaimana caranya melewati anak tangga selanjutnya dan mencapai atas? Begitu juga dengan hidup,” Cella kembali melanjutkan dengan tenang. Albert tidak menyangka bahwa Cella bisa mempunyai pemikiran sejauh itu. “Secara tidak langsung kamu sudah memberiku banyak ilmu, Al. Ilmu yang tidak aku dapatkan saat mengenyam pendidikan fo

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN