Chapter 52

1293 Kata

Cella mengangkat pelan telapak tangannya dari punggung sang suami saat merasa menyentuh benda cair. Pupil matanya semakin membesar saat dia melihat telapak tangannya sudah berlumuran benda cair berwarna merah. “Al-Albert,” Cella terbata dengan bibir bergetar. “Cell, maafkan aku. Jika terjadi apa-apa padaku, tolong jaga anak-anak kita. Aku sangat mencintaimu dan mereka,” Albert berbicara lirih sebelum pandangan matanya meredup. “Tidak! Albert!” jerit Cella histeris saat melihat mata suaminya perlahan tertutup rapat. George yang berjalan pelan mengikuti Albert saat melihatnya berlari kencang ke arah Cella, menambah kecepatannya setelah mendengar jeritan histeris sang adik. Adrian dan keluarganya yang lain pun segera menghampiri Cella setelah mendengar jeritan histerisnya. Alangkah terke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN