Waktu dua hari telah berlalu. Ketika Lia kecil melangkahkan kakinya keluar dari rumah utama Nabhan, dia berhenti sejenak melihat mobil silver dengan warna yang tidak biasa terparkir tepat di depan pintu rumahnya. Naufal telah berjaga di depan pintu rumah Nabhan. Begitu melihat Lia kecil keluar, dia membuka pintu mobil depan. "Ayo berangkat." Lia kecil melihat ke arah sekeliling. "Ada bodyguard yang mengantar," balas Lia kecil. "Sayangnya Om Irwan sama sekali tidak mengizinkan orang lain masuk markas kecuali aku," ujar Naufal. Mimik wajahnya dibuat agak menyesal di depan Lia kecil, namun sebenarnya Naufal sama sekali tidak terlihat menyesal. Tanpa kata, Lia kecil masuk ke dalam mobil Naufal. Setelah Lia kecil duduk, Naufal menutup pintu mobil sambil tersenyum kecil. * Aktivitas har

