Ponsel Gaishan berdering. "Halo, bagaimana?" tanya Gaishan. "Dalam perjalanan ke rumah Om," jawab Naufal. "Sendiri?" tanya Gaishan hati-hati, keningnya agak berkerut. "Tentu saja dengan Aril, Om," tanya Naufal. Gaishan agak blank untuk beberapa detik, lalu dia tersadar. "Aril sudah bangun?!" tanya Gaishan dengan nada penuh semangat. "Ya, sudah bangun," jawab Naufal. "Ok ok! segera ke sini, Om dan yang lainnya tunggu. Hati-hati menyetir," ujar Gaishan. "Baik, Om," sahut Naufal. Panggilan diakhiri. Naufal fokus menyetir, namun tetap ada senyuman di bibirnya, sesekali dia akan melirik ke arah kiri untuk melihat Ariella yang menunduk, namun saat melihat bahwa Ariell mengantuk, Naufal menginjak rem agak mendadak, hal ini membuat Ariella agak terhuyung ke depan dan kaget. "Oh oh! ma

