"Om, Aril telah sadar, dia nggak bisa berlama-lama di sini. Orang akan tahu jika dia ditugaskan lebih lama di sini," ujar Naufal. "Apakah kamu ingin agar Om menarik Lia kecil kembali ke ibukota?" tanya Irwan. "Tadi malam Opal bertemu langsung dengan kepribadian ketiga dari Aril, namanya adalah Lolly, dia ingin mengakhiri hidupnya di depan mata Opal, beruntung Opal datang tepat waktu sebelum pisau menyayat pergelangan tangan Aril, meskipun Opal sedikit kena luka karena pisau itu," ujar Naufal. Irwan diam selama beberapa detik, wajahnya terlihat serius setelah mendengar apa yang Naufal katakan. "Surat perintah akan segera turun hari ini, besok kamu dan Aril bisa kembali ke ibukota setelah mendapat surat perintah dari atasan," ujar Irwan. "Baik, Om," sahut Naufal. "Om," panggil Naufal

