Di dalam tenda yang remang-remang itu, dua kelopak mata Ariella tidur terlelap, seakan dia merasa sangat lelah karena aktivitas yang terlalu membebani tubuh dan pikirannya. Ya, mungkin saja itu benar. Sebab, selama tujuh hari ini, tubuhnya selalu dikuasai oleh Lia kecil, hal ini membuat dirinya kelelahan secara mental. Ariella tentu saja ingin bertekad untuk terus terjaga agar dia bisa bertemu dengan Naufal, maka dari itu, dia berusaha mati-matian untuk sadar dan mengambil alih kembali tubuh dan pikirannya. Namun sayangnya selama tujuh hari dia tak berhasil mengambil alih kesadarannya, kebetulan sekali masalah malam ini dia cukup berinteraksi dengan Naufal agak banyak, apalagi mereka saling berdekatan bahkan menyentuh Naufal, meskipun itu bukan sentuhan halus melainkan tamparan untuk waj

