Chapter 90

1792 Kata

"Kerja bagus," puji panglima TNI. "Baik, saya tutup teleponnya," balas Naufal. "Ya," sahut Panglima TNI. Panggilan berakhir. Wajah Panglima TNI menatap ke arah kamera lalu berkata, "Letnan Ariella Achtiana Rousseau, segera kembali melaksanakan tugas mengawal duta besar Indonesia Bapak Abdurrahman Wahab kembali ke gedung KBRI, lokasi dan rincian dari tugas dan informasi lain menyusul!" Wajah para petinggi militer terheran-heran. Bahkan wajah Wakasad lebih terheran lagi. "Kami belum memutuskan langkah apa yang akan dilanjutkan oleh-" "Duta besar Indonesia untuk Timor Leste telah selesai berunding dengan pihak separatis Timor Leste," potong Panglima TNI. "Hah?!" orang-orang terheran, begitupun juga dengan Lia kecil. Lia kecil terlihat berpikir, namun suara dari Panglima TNI terdenga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN