"Hari ini ke rumah Om Gaishan lagi?" tanya Popi pada anak laki-lakinya. Naufal mengangguk, dia hanya meneguk segelas s**u hangat dan mencomot setengah roti bakar. "Ma, Pa, Kek, Opal pergi yah!" Naufal buru-buru berpamitan pada keluarganya seakan dia telah terlambat pergi ke suatu tempat, padahal dia hanya bertujuan ke rumah Gaishan. Keluarga Basri mengangguk. "Anak itu sudah menemukan pacar jadi lebih sering ke rumah Gaishan," ujar Ben. "Itu lebih bagus, Poko malah tambah senang, toh Aril bukan orang lain, dia anak dari Sira, Mamanya Sira kan adiknya Bunda Momok," balas Popi. Randra menatap sekilas ke arah anak perempuannya. Umurnya sudah tidak muda lagi, dia memilih menjadi orang tua yang mengamati apa saja yang dilakukan oleh anak cucunya, jika di kemudian hari anak cucunya berbua

