“Jangan dulu, Biru. Saya mohon.” –Jingga *** Pertemanan antara Bagas dan Lana sudah terjalin selama dua tahun. Perjalanan dua tahun masa SMA Lana amat mengesankan saat ia bersama dengan Bagas. Mereka berpetualang keliling Bengkulu, mendaki gunung, menaklukan bukit, menyambangi air terjun, bermain di taman bunga, berenang di pantai, memanjat pohon, tertawa di antara cuitan burung, bercerita di sela-sela rumpun bambu, semua keseruan berhasil mereka ciptakan. Lana sudah menerima sepenuhnya diri Bagas yang hadir sebagai teman di hidupnya. Teman yang senyap saat ia meminta sunyi saat menulis, teman yang cerewet saat gadis itu menjadi ketus, teman yang memiliki tingkat protektif yang tinggi, teman yang selalu menceritakan semua hal yang menakjubkan dalam hidupnya pada Lana, teman yang menema

