“Jangan mengganggu, gue sudah ada yang punya.” –Bagas Dengan paksaan Bagas, akhirnya Lana mau diantar dengan supir angkot untuk pulang ke rumahnya, sementara Bagas kembali ke tempat kejadian kecelakaan tadi untuk menjemput Lucky yang teramat ia sayangi. Sesampainya di tempat itu, ia langsung menghampiri Lucky yang badan motornya sudah dipenuhi guratan yang cantik dari aspal. dia sangat terluka melihat motor yang amat ia sayangi da rawat menjadi seperti itu. Bagas mengelus baret yang ada di bagian stang motornya, “Lucky, maafkan aku, karena diriku kau terluka,” ujarnya penuh drama. “Aku akan melakukan semuanya agar badanmu kembali mulus, Lucky,” ujarnya, lalu mengelur bekas guratan yang terdapat pada motornya. Bagas memperhatikan semua bagian dari motornya dan mendapati begitu banyak b

