"Gimana sih? Lo nyuruh gue jadi pacar pura-pura Lo,tapi Lo sendiri aja gak pernah pacaran." Aldara hendak bangkit,ia berencana untuk pergi,tapi Albara menahan tangannya. "Mau kemana?inget Arbani masih percaya kalau Aldo temen Lo adalah orang yang udah lecehin adiknya." Aldara mengetatkan giginya.Ia mencoba menahan rasa kesalnya yang sudah bergejolak. "Tapi yang jelas dong,Lo nyuruh gue buat manut aja." "Yaudah sekarang panggil gue sayang,"ujar Albara dengan nada sedikit ragu. "Hah? Harus banget gitu?" "Cepet!" Aldara memejamkan matanya,apakah harus dia memanggil laki-laki ini dengan panggilan yang menggelikan seperti itu? Mendengar suara langkah yang mendekat,Aldara segera meraih tangan. Laki-laki itu. "Kamu itu ya,gak bosen apa berantem terus? Liat tuh luka kamu yang kemarin aja

