Aku merindukan setiap inchi pelukan Lalu rasa rindu itu berubah menjadi hal yang kutakutkan Aku takut jika nanti tidak bisa mengubur rindu Aku takut jika nanti rasa itu semakin menggebu ==================================== Cella merebahkan tubuhnya di ranjang yang selama ini menjadi tempat kesayangannya. Wanita itu tidak bisa lupa. Sekalipun ia telah lama pergi, tapi kenangan yang telah terpatri tidak mungkin bisa dibohongi. Pejaman mata membuat Cella ingat semuanya. Dia dan Patra punya kenangan tersendiri di sana. Senyum tipis terbit di bibir wanita itu. Dia tersipu malu. "Tentang rasa yang sulit untuk dicerna, juga tentang jiwa yang susah didapatkannya. Aku ingin menyentuhmu di setiap malamku. Lalu aku ingin menggenggam jemari di setiap lenguhanku. Aku merindukanmu," ucao Cella

