"Suatu saat kamu akan mengerti rasanya mencintai tanpa terkendali Berharap meski takkan terjadi Juga memiliki ia walau hanya mimpi Lalu setelahnya kamu akan mencuri rindu yang kamu rasa sendiri Menikmatinya diam-diam hingga tanpa sadar detik waktu telah menikam" =========== "Aku tadi melihatnya," ucap Patra. Cella mengerutkan dahi. Kali ini siapa lagi yang akan ia ungkit. Patra yakin kekasihnya setia, hanya saja laki-laki itu sering diam-diam cemburu. "Kok diem? Dia kayaknya sayang banget sama kamu cell." Patra melirik tajam ke arah Cella. Keduanya saling lempar tatapan untuk beberapa saat. Tentu saja berakhir dengan wanita yang mengalah. Patra sedang berada di mode on jealous akut. Pria itu menggapai jemari kekasihnya lalu menyematkan setiap jari di tengah ruang kosongnya. Ce

