Buas

925 Kata

"Cup cup cup" Patra mencium bibir Cella tanpa henti memaksa Cella memejamkan mata karena kecupan lembut yang baru saja dirasakan. "Open your eyes honey," bisik Patra. "s**t! Eh, em," Cella gugup tidak tau apa yang harus diucapkan. "Jangan gugup, aku masih disini," ucap Patra lembut. Malu? Tentu saja Cella malu, tapi apa boleh buat. Ibarat nasi sudah menjadi bubur. Hanya bisa memalingkan wajah agar Patra tidak melihatnya. "Cup" Patra mencium telinga Cella sekilas sebelum akhirnya menggendong wanita itu untuk dibawa ke kamarnya. "Aaa Patra, lepasin aku!," teriak Cella ketika Patra mengangkat tubuhnya. "Can't waitting for a long time," ucap Patra santai. Cella pasrah akan ucapan Patra. Merontapun rasanya tidak akan berguna. Patra membawa Cella ke dalam gendongannya lalu berjalan santa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN