Jika cinta adalah alasan untukmu bertahan, Lalu bagaimana dengan duka? Apakah duka akan menjadi alasan kenapa kamu meninggalkan? ================================== "Siapa dia?" tanya Patra. Cella mengerutkan dahi. Dia saja tidak bisa mengenal dengan jelas. Tingkat pencahayaan di bar sangat minim. Beruntungnya, Cella berada sudut ruang dengan tingkat kegelapan paling remang. Untuk mengamati saja Cella harus melebarkan mata. Namun tetap saja nihil. Dia tidak mengenali siluet yang saat ini menjadi objek untuk Patra. "Aku tidak mengenalnya," ucap Cella. "Bohong," ketus Patra. Cella tertawa. Bagaimana bisa dia membohongi seseorang yang ia sayangi. Cinta ada untuk saling percaya. Cinta tercipta karena saling menjaga. Lalu hal bodoh apa yang Patra katakan. "Sungguh sayang. Aku t

