Sulit

1010 Kata

Ada kemungkinan kita dipertemukan sekarang. Pertama karena Tuhan tau kamu pengobat luka dari segala kecewa yang ada. Kedua karena Tuhan yakin kamu selalu menciptakan tawa sekalipun dengan cara sederhana. Atau yang ketiga karena Tuhan tau aku dan kamu hanya bisa mengagumi tanpa bisa memiliki. Setelahnya aku sadar, mungkin ini luka yang paling menyakitkan dimana seharusnya kita tidak usah saling mengenal namun terlambat bertemu hingga akhirnya kamulah sumber dari segala rasa resahku saat ini. ===== "Aku tidak menyesal mengenalnya. Malah aku berterima kasih kepada waktu yang akhirnya menemukanku." Pria dewasa tersenyum miring. Ia sangat paham dengan gerak-gerik lawan bicaranya. Ia sedang mengamati kesendirian seperti halnya menikmati indahnya gelap malam. "Sesulit apa kamu melepaskan dia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN