Kamu hanya sebaris bait di aleniaku Berjajar rapi menyusun sepi Berjalan pergi tanpa menepi Aku hanya butir pasir Ditengah hamparan debu Dan untuk merindu, Harus beradu dengan kalbu Karena aku hanya mampu Menggenggam serpihan debu =================================== Mereka tiba di S*san Sp* ketika waktu menunjukkan pukul 09.30 WIB. Baru saja Krisna turun untuk meregangkan ototnya, tiba-tiba hujan kembali turun. Sepertinya takdir sedang ingin mempersatukan mereka. Hingga alampun tak mengizinkan mereka keluar barang sebentar. Akhirnya Krisna kembali menaiki matic 125. Bermaksud naik ke atas menuju penginapan lagi. Tapi kali ini mereka memilih CV. Citr* De*i untuk berteduh. Niat awal akan ke penginapan diurungkan ketika Patra berpendapat hujan sebentar lagi reda. "Kita menuju tempa

