Intermeso

1002 Kata

Pertemuan dengan San tidak menghasilkan apa-apa selain perasaan gondok. San mengakhiri percakapan mereka sore itu, meskipun tak ada titik temu yang cukup meyakinkan keduanya untuk merasa baik-baik saja. San hanya merasa seolah apa yang akan ia katakan selanjutnya dan selanjutnya lagi, itu hanya akan membuat dirinya atau Clara semakin terluka dan kehilangan kendali. Di saat itulah, ia memutuskan untuk berhenti. "Jangan lakukan apa pun dulu. Jangan katakan apa pun kepada siapa pun tentang apa yang kamu ketahui soal aku atau Kristo Wijaya. Saat ini. Itu yang terpenting. Aku tidak sedang berbicara soal diri sendiri. Aku berbicara tentang keselamatanmu juga." Clara yang mendengar itu, sebenarnya merasa agaknya kalimat San berlebihan, tapi gadis itu menurut. Apalagi, sore hari itu, cuaca mend

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN