Flat

1038 Kata

Setelah hari di mana Clara dan San berdebat, keduanya beraktivitas seperti biasa. San menjemput Clara, namun keduanya tak terlalu saling bicara. Seolah ada tembok besar yang terbentang. San sebenarnya ingin sekali menghancurkan tembok itu, tapi ia merasa hal tersebut akan membawanya kembali kepada perdebatan-perdebatan rumit seperti tempo hari. "Sudah sarapan?" tanya San berusaha agar tidak hening-hening amat. "Sudah." "Baik. Emm, kamu tidak mau tanya apa aku sudah sarapan atau belum?" tanya San lagi. Yang ditanya tersenyum. "Kamu sudah makan?" "Belum." "Oh. Kalau begitu, apa kita mampir dulu ke suatu tempat?" San menggeleng. "Tidak perlu. Aku akan beli makanan ringan saja." Setelah kalimat itu, sisa perjalanan menuju kantor Clara, tak diisi lagi perbincangan apa pun. Dingin. Cla

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN